The Faster, The Better (?)

Waktu zaman kuliah dulu, saya suka mencuri baca buku-buku roman picisan koleksi kakak saya seperti Mills and Boon atau Harlequin. Saya rasa banyak perempuan menyukai tipe cerita seperti ini, ya. Kisahnya romantis (cewek ketemu cowok yang cuek, memiliki hubungan yang buruk kemudian berubah jadi kisah cinta super romantis dan ‘panas’) dan dibumbui oleh banyak penceritaan adegan yang bikin jantung berdegup kencang atau nafas tertahan (aheum, itulah bagian di mana biasanya si lelaki menatap mata tokoh perempuan dalam-dalam, kemudian tangannya menyentuh pipi, berciuman, dan…ya, gitu, deh! Haha).

Sebelum menikah, sih, bayangan akan melakukan hal-hal tersebut rasanya seksi sekali. Apalagi di novel-novel roman biasanya digambarkan hubungan seksual yang memakan waktu hingga berjam-jam atau bahkan semalam suntuk. Maklum, namanya juga belum menikah, pegangan tangan atau pelukan hangat saja rasanya sudah girang banget!

Tapi ketika sudah menikah, apakah itu yang saya rasakan?

aftermarriage

Awal menikah, sih, iya. Kalau bisa tiap hari, tiap hari, deh, melakukan adegan percintaan super hot! Bahkan kalau perlu, dalam semalam bisa dibagi dalam beberapa babak. Dan, jangan lupa bonus ‘serangan fajar’! Haha!

Kemudian seiring berjalannya waktu, lahirlah seorang bayi di antara kami. Apakah kehidupan percintaan saya dan Pak Suami masih seperti pengantin baru?

Oh, sudah jelas tidak!

Jadwal bercinta harus benar-benar diperhatikan; apakah anak sudah tidur? Besok kerja harus berangkat pagi nggak? Kondisi badan bagaimana? Adakah keluarga yang bermalam di rumah? Dan seterusnya…

Manusiawi, dong, kalau kami masih ingin ranjang kami tetap hangat. Maka ada hal-hal yang akhirnya disesuaikan, salah satunya adalah dengan cara mempersingkat durasi! *yah, bukan kesepakatan, sih, tapi seiring berjalannya waktu memang quickie adalah jawaban yang sempurna*

Walaupun banyak artikel sex and relationship yang bicara mengenai pentingnya foreplay, after play, dan seterusnya untuk pasangan yang sudah menikah, tapi coba, deh, tanyain yang bikin artikel itu sudah menikah dan punya anak belum? Atau sudah menikah berapa lama? Dan yang paling penting, apakah ia melakukan beribu kiat yang ia bagi itu? I doubt it.

So, let’s keep it real. Buat pasangan yang sudah menikah dan punya anak, bercinta secara rutin (2 kali seminggulah!) sudah canggih, menurut saya. Untuk durasinya sendiri, akhirnya jadi nggak terlalu penting berapa lama, yang penting keduanya merasa bahagia saat melakukannya. Well, let’s make it 15 minutes. What do you think?

Jadi, suami tercinta, bukannya kami sudah tidak cinta lagi padamu. Tapi untuk saat ini, beauty sleep selama 8 jam (yang menjanjikan kami memiliki tubuh lebih sehat dan kulit lebih kinclong) lebih kami butuhkan daripada aktivitas ranjang selama 1 jam. Lupakan saja malam panjang untuk kegiatan seksual berjam-jam yang membuat kita bangun kesiangan esok harinya (kalau akhir pekan, selama besoknya nggak ada arisan, ulangtahun teman anak, jadwal antar les, dsb, masih boleh, deh) atau foreplay rumit (yang ada belum masuk ke adegan utama, anak kebangun ‘kan malah repot ngulang dari awal). Dan satu lagi, lupakan saja janji yang diberikan oleh Ikang Fawzy dengan On Clinic-nya itu, ya. Because sometimes for us the answer is, the faster, the better!

(LT)

Advertisements

3 comments

  1. dhira rahman · · Reply

    Hahahahaha..
    Aku sama meryl masih koleksi harlequin… Maklum.. Suka yg cheesy gitu hahaha..
    Our sex life getting better setelah anak-anak tidur dikamkarnya sendiri sih.. Dan kami memang membiasakan kamar selalu tertutup, knocking kalau mau masuk kamar ayah-bunda..
    Soal quickie.. Kaya sarapan manis2 di weekend.. Sinful but yum! Hahaha

    Like

  2. setuju…..hahahha..duh makasih banget loh ada tulisan ini hahaha :))

    Like

  3. duduk, nyimak dan manggut2. calon pengantin nih mbak hahahahaha

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: